Usai Insiden Berdarah, Tentara Thai Dikerahkan di Bangkok

Usai Insiden Berdarah, Tentara Thai Dikerahkan di Bangkok

- detikNews
Rabu, 08 Okt 2008 11:55 WIB
Usai Insiden Berdarah, Tentara Thai Dikerahkan di Bangkok
Bangkok - Tentara Thailand dikerahkan ke jalanan di Bangkok untuk berpatroli. Pengerahan pasukan militer ini dilakukan menyusul insiden berdarah yang mengguncang ibukota Thailand itu.

Aparat polisi saat ini juga memperketat pengamanan di kediamanan Perdana Menteri Thailand Somchai Wongsawat.

Para prajurit juga ditempatkan di luar gedung-gedung penting pemerintah termasuk parlemen. Para personel tentara berasal dari Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Situasi di Bangkok saat ini diliputi ketegangan menyusul bentrokan berdarah antara aparat polisi dan demonstran pada Selasa, 7 Oktober kemarin. Sebanyak 2 pendemo tewas dan seratusan lainnya luka-luka dalam kejadian itu.

Para pengunjuk rasa dari kelompok anti-pemerintah People's Alliance for Democracy (PAD) menyalahkan polisi atas kerusuhan tersebut.

"Teman-teman kami tewas karena polisi Thai. Kami berduka untuk mereka yang meninggal dan terluka," kata juru bicara PAD Anchalee Paireerak seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (8/10/2008).

Bentrok antara polisi dan pendemo terjadi ketika aparat polisi melepaskan gas air mata untuk membubarkan ribuan orang yang berdemo di gedung parlemen. Massa yang marah membalas dengan tembakan dan menyerang polisi.

Seorang pendemo wanita tewas dalam baku hantam itu karena mengalami luka-luka dalam. Korban tewas lainnya adalah seorang pendemo pria yang meninggal akibat ledakan bom mobil di dekat lokasi demo.

(ita/iy)


Berita Terkait