Aparat polisi saat ini juga memperketat pengamanan di kediamanan Perdana Menteri Thailand Somchai Wongsawat.
Para prajurit juga ditempatkan di luar gedung-gedung penting pemerintah termasuk parlemen. Para personel tentara berasal dari Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pengunjuk rasa dari kelompok anti-pemerintah People's Alliance for Democracy (PAD) menyalahkan polisi atas kerusuhan tersebut.
"Teman-teman kami tewas karena polisi Thai. Kami berduka untuk mereka yang meninggal dan terluka," kata juru bicara PAD Anchalee Paireerak seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (8/10/2008).
Bentrok antara polisi dan pendemo terjadi ketika aparat polisi melepaskan gas air mata untuk membubarkan ribuan orang yang berdemo di gedung parlemen. Massa yang marah membalas dengan tembakan dan menyerang polisi.
Seorang pendemo wanita tewas dalam baku hantam itu karena mengalami luka-luka dalam. Korban tewas lainnya adalah seorang pendemo pria yang meninggal akibat ledakan bom mobil di dekat lokasi demo.
(ita/iy)











































