Pantauan detikcom, Rabu (8/10/2008), korban penggusuran yang kebanyakan ibu-ibu itu membuat pertahanan dengan saling bergandengan tangan satu sama lain untuk menghalangi petugas menggusur gubuk mereka yang berada di seberang sungai danau Sunter.
Penggusuran pun sempat terhenti karena pertahanan warga tersebut. Namun tak lama, petugas Satpol PP mulai maju mendatangi kumpulan ibu-ibu korban penggusuran tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertahanan ibu-ibu korban penggusuran itu terpecah. Sejumlah warga yang dianggap sebagai provokator dikejar-kejar petugas. Namun belum satu pun yang berhasil ditangkap.
Petugas Satpol PP mengklaim pembakaran gubuk liar warga yang pertama kali bukan dilakukan oleh petugas melainkan oleh warga sendiri. (gus/iy)










































