"Saya kasihan terhadap DPR. Fit and proper test itu bukan pekerjaan yang mudah. Apa Jimly tidak menghormati DPR, walaupun keputusan untuk berhenti itu kewenangan dia," kata Mattalatta.
Hal ini disampaikan Mattalatta usai acara halal bihalal di Depkum HAM, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu alasan pribadi Jimly. Tetapi, dia tidak melihat bahwa DPR sudah bekerja keras untuk ini. Mengumpulkan orang-orang di DPR bukan pekerjaan mudah. Saya tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Jimly, atau apa ada juga kepentingan pribadi," papar politisi Partai Golkar ini.
Jimly mengundurkan diri lantaran merasa tugasnya telah selesai. Jimly pun menepis isu dirinya mundur karena ingin merebut kursi Ketua MA dan maju menjadi capres 2009. Jimly juga mengaku hubungannya dengan Ketua MK baru, Mahfud MD baik-baik saja. (aan/iy)











































