"Dari gas bocor, menimbulkan api yang berasal dari sambaran api penggorengan," kata Kasat Reskrim Poltabes Samarinda Kompol Yusep Gunawan SIK saat ditemui detikcom, di RS Dirgahayu, Jl Gunung Merbabu, Samarinda, Selasa (7/10/2008) malam.
Menurut Yusep, kepastian ini didapat usai menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Yusep juga mengatakan pihaknya terpaksa menghentikan sementara kegiatan operasional restoran untuk mempermudah penyelidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikcom, sedikitnya 2 orang karyawan restoran saat ini sedang dimintai keterangan sebagai saksi di Poltabes Samarinda. Yusep membenarkan perihal pemeriksaan ini.
"Kita telah mintai keterangan sejumlah saksi," ucap Yusep.
Yusep menambahkan, sebelum insiden terjadi memang sudah tercium bau gas yang menyengat di area dapur penggorengan. Jumlah korban luka bakar dipastikan hanya berjumlah 2 orang yakni, Manajer Restoran Ali Mahmudin dan karyawan teknisi Riswanto.
"Keduanya masih dirawat di rumah sakit karena menderita luka bakar cukup serius," pungkas Yusep.
Seperti diberitakan, tabung gas 50 kilogram milik waralaba Texas Fried Chicken yang berlokasi di pusat perbelanjaan Mal Mesra Indah, Jl KH Khalid, Samarinda Kalimantan Timur, sekitar pukul 18.30 WITA mengalami kebocoran. Akibat kejadian ini, 2 orang mengalami luka bakar.
(mok/ape)











































