Seperti dilansir oleh Kantor berita Fars (Iran) pada Selasa (7/10/2008), di dalam pesawat itu terdapat 5 tentara dan 3 warga sipil yang kini sedang dimintai keterangan.
"Setelah interogasi, dari fakta-fakta terbukti bahwa pesawat udara tersebut tidak sengaja memasuki wilayah Iran dan diperbolehkan untuk pergi menuju Afganistan," tambah Fars.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pesawat ini bukanlah pesawat militer dan bukan milik Amerika Serikat," kata salah satu petugas yang tidak mau menyebut namanya di website Al-Alam channel Arab-language.
"Tetapi beberapa tentara militer Amerika serikat ada di dalam pesawat," tambahnya.
Pesawat terbang tersebut melaju menuju daratan Iran pada Minggu dan baru diperbolehkan terbang menuju Afganistan hari Senin. Juru bicara wanita U.S. Fleet Lieutenant mengatakan kepada AFP, hingga saat ini tidak ada informasi mengenai pemaksaan pendaratan dari Iran.
Juru bicara Pentagon juga menegaskan kalau tidak ada satu pun pesawat mereka yang hilang. (ape/mok)










































