Partai gurem ini kecewa dengan Sutiyoso yang tidak kunjung menepati janjinya untuk membesarkan partai tersebut. Janji yang diberikan Sutiyoso kepada partai ini diucapkan pada saat rapimnas PIS tanggal 21-23 Agustus 2008 di Jakarta.
"Uang bukan segalanya. Namun tetap dibutuhkan dalam sebuah komitmen membangun dan membesarkan partai. Apalagi waktu pemilihan umum sudah dekat, namun belum ada kegiatan seperti pencitraan dan sebagainya yang dilakukan oleh partai ini," kata
Sekjen Partai Indonesia Sejahtera Marnixon R. Cwila kepada detikcom, Selasa (7/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekjen PIS menambahkan, saat ini pihaknya sedang mempertimbangkan apakah akan tetap mendukung Sutiyoso jika dana operasional partai belum diterima. Pria ini mengaku sudah membicarakan hal ini dengan Sutiyoso namun belum ada jawaban yang pasti dari pria yang mencalonkan diri sebagai presiden di tahun 2009.
"Kita sudah bicarakan hal ini kepada sutiyoso. Dan ia hanya mengatakan sedang melakukan pertimbangan politik saat ini," kata Marnixon. (ron/iy)










































