Dalam surat pengunduran dirinya, Chavalit mengaku ikut bertanggung jawab atas insiden bentrokan tersebut. Demikian disampaikan Menteri Pertanian Somsak Prisananantakul.
Chavalit dipandang sebagai figur kunci dalam membantu pemerintah menyelesaikan krisis politik berkepanjangan di Thailand. Dia memegang tanggung jawab atas keamanan negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ribuan demonstran mengepung gedung parlemen untuk berupaya menghentikan sidang kabinet baru Thailand. Dalam sidang itu, PM baru Thailand Somchai Wongsawat menyampaikan pidato pertamanya sebagai PM.
Jalannya sidang akhirnya dihentikan setelah massa terus berdatangan. "Ketua Parlemen Chai Chidchob menghentikan sidang karena dia khawatir situasi bisa memburuk," kata pejabat pemerintah Witaya Buranasiri kepada kantor berita AFP, Selasa (7/10/2008).
Dalam bentrok tersebut, sekitar 116 orang mengalami luka-luka. Di antara jumlah itu, 21 orang mengalami luka parah. Bahkan seorang pria terpaksa kehilangan kaki kirinya karena harus diamputasi akibat luka-luka yang dideritanya dalam insiden itu.
Krisis politik yang melanda Thailand kian memanas setelah para pendemo menduduki kantor PM sejak Agustus lalu. (ita/iy)










































