Wagub DKI Sedih Operasi Yustisi Dituduh Melanggar HAM

Wagub DKI Sedih Operasi Yustisi Dituduh Melanggar HAM

- detikNews
Selasa, 07 Okt 2008 12:42 WIB
Wagub DKI Sedih Operasi Yustisi Dituduh Melanggar HAM
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto mengaku sedih operasi yustisi disebut melanggar HAM. Wagub menjelaskan tujuan operasi yustisi yang hanya digelar di tempat kumuh ini justru melindungi masyarakat agar tidak nekat mengadu nasib di Jakarta.

"Catat ya Wagub sedih," ujar Prijanto saat ditemui wartawan di kantornya, Jl Medan merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (7/10/2008).

Pria kelahiran Ngawi tahun 1951 ini mengimbau agar tidak mencampuradukkan antara masalah HAM dan peraturan yang berlaku.

"Jangan dibalik-balik kalau semuanya dicantolkan dengan pasal-pasal yang membatasi, bisa-bisa nanti di jalan raya harusnya di sebelah kiri jalannya di sebelah kanan. Alasannya ya ini melanggar hak asasi saya, lalu lintas menjadi rusak," ungkap pensiunan mayjen ini.

Prijanto menjelaskan tujuan operasi yustisi ini sesungguhnya demi mengamankan masyarakat yang masuk ke Jakarta tanpa tujuan yang jelas. Sehingga ujung-ujungnya menjadi gelandangan dan pengemis.

"Kembalilah enggkau ke daerah asalmu," ujar Prijanto berpuisi.

Prijanto juga mengungkapkan alasan operasi yustisi ini hanya digelar di tempat kumuh, tidak di apartemen dan perumahan mewah.

"Kita kan juga pakai logika, orang yang datang ke apartemen itu mesti tamu pengusaha. Tidak akan membawa masalah sosial. Mungkin punya saudara di apartemen berarti orang kaya," dalihnya.

(rdf/nrl)


Berita Terkait