"Saya mengharapkan mereka maju lagi," ujarnya seusai halal bihalal di Kantor Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Jl DI Panjaitan, Kebon Nanas, Jakarta Timur, Senin (6/10/2008).
Sebagai salah seorang pendukung SBY-JK sejak Pemilu 2004, Rachmat tidak mempersoalkan penilaian sebagian kalangan yang beranggapan langkah SBY mengumumkan pencalonannya kembali di Istana adalah tidak etis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rachmat sendiri beranggapan SBY-JK perlu diberi kesempatan untuk menyelesaikan program-programnya.
"Mengatur negara kan nggak bisa 1-2 tahun. Paling tidak dua kali masa jabatan. UUD kan memberikan kesempatan. Supaya ada kontinuitas," jelas pria asal Tasikmalaya itu.
Rachmat juga tak khawatir langkah SBY tersebut akan menimbulkan ketidakharmonisan di dalam kabinet.
"Kabinet solid saja kok," ujarnya singkat. (alf/sho)











































