"Sekitar pukul 15.00, Mikrolet berhenti. Ada penumpang lari ketakutan. Saya dekati (sopir), sudah meninggal," kata Parmo, salah satu saksi di TKP, Jl Yos Sudarso, Jakarta Utara, Senin (5/10/2008).
Mikrolet yang berhenti di depan depo Pertamina Plumpang itu langsung memacetkan arus lalu lintas dari Tanjung Priok menuju Cawang. tiga jalur utama terpotong hanya menjadi 2 jalur saja. Hingga pukul 16.15 WIB kemacetan masih terjadi.
Petugas yang melakukan identifikasi korban belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban. Namun, kemungkinan korban mempunyai penyakit dalam.
"Bisa penyakit, bisa kena angin duduk. Akan kita proses," ucap salah satu petugas identifikasi yang enggan disebut namanya.
Sopir itu sendiri terlihat sudah lelah. Wajahnya kelam sementara dari tangannya mengeluarkan bercak darah bekas melap sesuatu. Memakai kaos gelap bercelana jins, mayat itu kini dibawa ke RSCM untuk diotopsi.
(Ari/nrl)











































