"Itu sudah menjadi wacana umum di DPP. Saya kira positif saja. Namun demikian kita tetap konsisten, resminya nanti setelah Pemilu Legislatif," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/10/2008).
Menurut Agung, duet SBY-JK sangat memungkinkan untuk diusung dalam Pilpres 2009. Selain kedua figur sudah merasa cocok dan berpengalaman, keduanya juga saling melengkapi dalam menutup kekurangan masing-masing. Selain itu duet SBY-JK sudah teruji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agung menambahkan, minimnya perbedaan platform antara Golkar dan Demokrat juga menjadi dasar menguatnya wacana duet ini. Karena itu, lanjut Agung,Β bukan tidak mungkin perjuangan mengenai syarat pengajuan capres dan cawapres pada Pilpres 2009 akan dilakukan bersama-sama oleh kedua parpol ini.
"Mungkin juga karena Pak SBY mempertimbangkan untuk memenuhi syarat (dukungan suara) pengajuan capres sehingga menggandeng Golkar. Ini untuk mengantisipasi syarat (dukungan suara) pengajuan capres 30 persen atau 20 persen," tandasnya.
(lrn/iy)











































