Demikian berita yang dilansir news.com.au, Senin (6/10/2008). Kekuatan gempa yang terjadi kemarin malam tersebut diperkirakan mencapai 6.6 skala Richter sebagaimana yang diperkirakan oleh Survei Geologi AS (USGS). Kerusakan terpusat di distrik Alaisky di wilayah pegunungan perbatasan. Setidaknya sebuah gempa susulan juga terjadi setelahnya.
"Menurut pejabat yang setempat, 60 orang tewas dan lebih dari 100 penduduk lokal cedera," jelas Menteri Keadaan Darurat Kyrgyztan Kamchybek Tashiyev. Kementerian Keadaan Darurat juga mengungkapkan bahwa 120 rumah telah rata dengan tanah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gempa tersebut mengguncang Kyrgyztan pada pukul 09.52 waktu setempat menurut USGS. Menurut USGS penyaluran bantuan terhambat akibat demikian terisolasinya lokasi gempa. Tidak terdapat saluran telepon dengan Nura.
Petugas dari Kementerian Kesehatan Kyrgyztan Dinara Sagynbayeva mengatakan,"Upaya-upaya untuk menolong korban mengalami kesulitan dikarenakan jarak desa yang jauh dari rumah sakit, kurangnya informasi, dan kerusakan jalan."
Kyrgyztan adalah sebuah negara yang terisolasi dan dikelilingi pegunungan. Negara berpenduduk lima juta jiwa ini adalah negara termiskin diantara negara-negara pecahan Uni Soviet. Wilayah Kyrgyztan memang berada dalam wilayah dengan aktivitas gempa yang tinggi.
(alf/nrl)











































