"Calon istrinya tidak mau dinikahi terkait pemberitaan padi Super Toy yang menyebutkan calon suaminya adalah penipu," kata Komisaris Utama PT Sarana Harapan Indopangan (SHI) Heru Lelono kepada detikcom di rumahnya, Jalan radio dalam raya, Senin (6/10/2008). SHI adalah perusahaan yang memproduksi Super Toy.
Heru sangat menyayangkan jika pernikahan Toyong sampai batal gara-gara heboh Super Toy. Toyong, tegas Heru, bukanlah seorang penipu. Penemu Super Toy itu meski hanya lulusan SMK tapi ia dinilai Heru cukup mumpuni dalam bidang pertanian.
"Pertanian pasti bukan hal asing bagi Toyong. Terlahir dari keluarga petani, Toyong belajar bertani sejak kecil. Namun, dunia itu baru ia geluti secara total sekitar 12 tahun lalu," kata Heru.
Setelah lulus dari SMK Bangunan dari Yogyakarta, Toyong bekerja cukup lama di perusahaan Korea yang memproduksi benih-benih tanaman. Dari pengalamannya bekerja itulah Toyong akhirnya bisa menemukan padi Super Toy hasil perpaduan Rojolele dan Pandanwangi.
"Supriyadi alias Toyong bukan seorang penipu seperti yang disebut-sebut selama ini dan saya tetap akan bersama dia," terang Heru. (ron/iy)











































