Penyerangan yang berlangsung dalam waktu singkat itu juga menyebabkan seorang satpam mengalami luka pada bagian kaki akibat terkena sabetan senjata tajam milik. Korban kemudian di bawa ke Markas Poltabes Medan, Jl HM Said, sekitar 300 meter dari kampus Nommensen, untuk mendapatkan perawatan sementara.
Rektor Nommensen Medan, Jongkers Tampubolon menyatakan, kuat dugaan, perusakan dilakukan mantan mahasiswa yang tidak puas karena dipecat pihak kampus dalam kasus demontrasi dan perusakan kampus beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua jam setelah peristiwa perusakan, pihak Rektorat dikawal aparat memasuki lingkungan kampus Nommensen untuk memeriksa kerusakan yang terjadi akibat penyerbuan ini.
"Kita belum tahu pasti berapa kerugian. Malam ini kita hanya melakukan pemeriksaan sementara. Esok akan ada identifikasi kerusakan inventaris kampus secara menyeluruh," sebut Jongkers.
Pasca perusakan, sejumlah personil kepolisian disiagakan di sekitar kampus Nommensen untuk mengantisipasi penyerangan lanjutan. (rul/ken)










































