"Tahun lalu sekitar 5.000 orang ke Ancol lewat busway. Sekarang sampai 20.000 pengunjung," kata Manajer Humas Taman Impian Jaya Ancol, Sofia Cakti, di Ancol, Minggu (4/10/2008).
Akses yang mudah menggunakan sarana transportasi ber-AC itu berdampak pada arus lalu lintas di dalam Ancol. Kemacetan tidak lagi dijumpai seperti tahun-tahun lalu sebab pengunjung lebih memilih menggunakan busway daripada mobil pribadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, cepat terurainya macet dikarenakan pemasangan CCTV di 9 lokasi. Jumlah kamera yang terpasang mencapai 40 buah.
"Jadi kalau ada titik macet, langsung terpantau. Kalau ada yang parkir sembarangan, langsung diderek," papar Sofi.
Beberapa pengunjung yang ditemui juga menyatakan rasa senangnya. Dengan menggunakan busway, perjalanan berlibur ke dalam kota menjadi mudah.
"Tinggal ke halte naik busway, nggak usah gonta-ganti lagi, sampai deh," ucap Nancy (23), pengunjung asal Kampung Melayu.
Coba kalau Ragunan, yang juga memiliki busway, serapi Ancol... (Ari/nrl)











































