Aparat keamanan yang menjaga acara open house, langsung mengumumkan penutupan sementara kepada warga yang datang. Open house akan dilanjutkan lagi pada pukul 20.00 Wita.
Akibat penghentian itu ratusan masyarakat yang sudah menunggu lama dan kepanasan banyak yang kecewa dan mengumpat. Namun, mereka hanya bisa pasrah meski kecewa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal sama juga diungkapkan Rahma. Ibu muda yang menggendong anaknya ini marah karena gagal mendapatkan angpao Rp 50 ribu dari JK.
"Saya sudah antre dari pagi tapi tidak bisa masuk. Pas mau masuk sudah tutup. Bagaimana ini," ujarnya kesal.
Pantauan detikcom, mayoritas yang gagal masuk ke rumah JK adalah kaum menengah ke bawah. Umumnya mereka terkendala soal protokoler pakaian.
Meski sudah diumumkan tutup, warga tetap saja bergerombol di depan rumah JK. Mereka berharap tetap mendapatkan angpao yang sudah diterima oleh rekan-rekannya.
Sisa miniman teh botol yang ada di dalam rumah JK, langsung dikeluarkan oleh Paspampres setelah acara open house ditutup. Sontak para pemuda dan anak-anak berebut teh botol itu sebagai ganti dari angpao Rp 50 ribu.
"Tidak dapat uang ya dapat teh botol, lumayan," kata seorang pemuda sambil menyeruput minuman gratis yang diraihnya.
(yid/rdf)











































