"Hingga sore tadi, angkanya sekitar 15 0 ribu, tahun lalu hanya 146 ribu," ujar Kasubid Promosi dan Pameran Ragunan, Mardjuki saat diwawancarai di kantornya, Kamis (2/10/2008).
Salah satu faktornya, menurut Mardjuki adalah karena murahnya tiket di Ragunan. Sejak tahun 2006, tiket masuk ke kebun binatang milik Pemda DKI Jakarta tersebut tidak pernah naik.
"Dari tahun 2006 tiketnya masih tetap 4 ribu untuk dewasa dan 3 ribu untuk anak-anak," lanjutnya.
Sementara itu menurut Mardjuki, dari 3.500 satwa yang berada di Ragunan, spesies favorit bagi para pengunjung adalah ular, unggas dan buaya.
"Sektor primata juga banyak dikunjungi, karena kita punya gorila," tandasnya
Berdasarkan pantauan detikcom, mayoritas pengunjung memilih area primata dan reptil sebagai area favorit. Mereka rela berdesak-desakan hanya untuk melihat ular sanca sawah besar dan gorila.
Selain itu, ada beberapa pengunjung yang hanya menikmati teduhnya pepohonan sambil bersepeda di Ragunan. Mereka tampak duduk santai sambil menikmati makanan yang telah dibawa dari rumah masing-masing. (mad/ndr)











































