"Informasinya enam yang meninggal. Empat meninggal seketika, dan yang dua meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit," ujar salah satu petugas Stasiun Gambrengan, Grobogan, Murman, kepada detikcom, Kamis (2/10/2008).
Murman mengatakan, peristiwa naas itu terjadi pada Rabu 1 September di perlintasan rel KA yang terletak antara stasiun Gambrengan-Jambon. "Sekitar pukul 18.20 WIB," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mobil sempat diperbaiki di tempat, namun kemudian muncul KA Rajawali dari arah timur dan menabraknya," cetusnya.
Menurut Murman, perlintasan KA yang rawan itu memang tidak dijaga petugas. Namun, sebuah bendera berwarna merah telah dipasang sebagai tanda peringatan bahaya.
"Tapi kalau kendaraan mogok, ya, apa boleh buat," kata dia.
Murman mengaku belum memperoleh data mengenai identitas para korban. "Kita sedang menunggu keterangan dari Polsek," pungkasnya. (irw/irw)











































