"Saya sempat bertanya kepada kapten kapal saat saya melihat kondisi kapal dan saya harus membayar mahal untuk ongkos tiket. Saya sempat meminta kapten untuk mengganti kapal," kata Yusmairi Abas (29), seperti dikutip AFP, Rabu (1/10/2008).
Diketahui akibat kecelakaan itu 12 orang meninggal dunia. Sejatinya kapal yang membawa 130 TKI ilegal tersebut berlayar dari Port Klang menuju Sumatera, melintasi Selat Malaka. Banyak diantara mereka yang hendak mudik merayakan lebaran di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akhirnya saya terpaksa naik kapal itu karena saya rindu ingin cepat pulang. Kini sama seperti yang lainnya, saya kehilangan harta yang telah saya peroleh hasil 1 tahun bekerja," tambah Yusmairi.
Sedang menurut saksi lainnya, Mohamad Suprim (43), para penumpang diminta awak kapal untuk duduk di sisi kapal dan bahkan ada yang berdiri. Sementara itu petugas kepolisian Malaysia menegaskan 125 penumpang dapat diselamatkan, terdiri dari 88 pria, 32 wanita, 4 anak-anak, dan bayi berumur 8 bulan. (ndr/ken)










































