Dalam kotbahnya, menteri kelahiran Aceh ini berbicara soal toleransi. Menurutnya, toleransi merupakan sumber energi yang tidak ternilai bagi pembangunan.
"Jatuh bangunnya peradaban manusia di muka bumi ini tergantung tingkat toleransi yang dipahami dan diterapkan di masyarakat. Toleransi merupakan kekuatan internal yang sanggup membangunkan potensi manusia di semua lapisan dan mendorong kemajuan," kata Sofyan dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (30/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita semua sadar bahwa tidak mungkin melawan iron law," tambahnya. (ken/ndr)











































