Kriminolog: Pelakunya Orang Cerdas

Korban Mutilasi di Bus Mayasari

Kriminolog: Pelakunya Orang Cerdas

- detikNews
Selasa, 30 Sep 2008 16:03 WIB
Jakarta - Potongan-potongan tubuh ditemukan di Bus Mayasari Bakti. Tersimpan di jok belakang di dalam kantong kresek warna merah, identitas korban masih misterius. Tapi mengapa potongan itu  ditaruh di bus?

"Itu menunjukan pelaku orang cerdas," kata kriminolog Adrianus Meliala saat dihubungi lewat telepon, Selasa (30/9/2008).

Adrianus menjabarkan dengan ditaruh di bus, tentu sang pelaku ingin mendapatkan perhatian. Tetapi dengan dia meletakan di bus, justru pelakunya akan tidak mudah dikenali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di bus, orang itu keluar masuk dan bergerak dengan leluasa sehingga tidak mudah dikenali. Apalagi sebelum ditemukan tidak ada kejadian menghebohkan, jadi orang cenderung tidak ingat. Akan susah polisi mengenali siapa yang meletakan di bus itu," jelasnya.

Lebih lanjut dari fakta yang ada menurutnya memang sang pelaku pintar menghilangkan jejak dengan memisahkan bagian primer yang menunjukan korban mudah dikenali yakni sidik jari dan wajah.

"Ya memang, penyidik harus mengekplorasi hal yang terdapat dengan tubuh tersebut kalau tidak bisa dilihat sidik jarinya, dilakuka pengamatan visual. Kalau wajah tidak ada pakai superimpose dilekatkan gambar rekaan wajah dengan badan atau anggota tubuh lain," jelasnya. (ndr/ken)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads