"Ledakkan berikutnya di tepi jalan, yang menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 35 orang. Sementara itu 15 orang tewas dan 55 lainnya terluka pada ledakkan yang ketiga. Ledakkan berikutnya terjadi di tempat pakir mobil yang menewaskan 12 orang dan melukai 35 orang," ujar seorang polisi setempat seperti yang dilansir Reuters, Minggu (28/9/2008).
Petugas militer Amerika Serikat mengatakan, kekerasan di Irak dalam empat tahun ini menurun. Tapi beberapa kelompok militan tetap melakukan penyerangan pada bulan suci Ramadan saat umat muslim menjalankan ibadah puasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para pemberontak (ingin) menunjukkan tidak ada keamanan di Baghdad," ujar juru bicara keamanan pemerintah Irak Qassim Moussawi, kepada Reuters.
Qassim mengatakan, para militan melakukan penyerangan di Ibukota Baghdad dan itu sesuatu yang sulit untuk dihentikan. (crn/mok)











































