"Di Jakarta saja demo setahun jumlahnya ada 1.234 kali, sebulan 154 kali, mana yang ditangkap paling cuma 1 atau 2 orang saja," ujar SBY saat beraudiensi dengan wartawan di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Minggu (28/9/2008).
Menurut SBY, justru di berbagai aksi demonstrasi dirinya banyak mendapat hinaan, cacian, makian. Bahkan fotonya sering diinjak-injak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk Rizal, SBY menegaskan dirinya tidak salah melakukan penangkapan atas orang yang menjadi aktor di balik terjadinya kekerasan.
"Khusus untuk Rizal Ramli, tiga kali sudah saya sampaikan kepada Jaksa Agung, ke Kapolri, hati-hati untuk proses masalah ini. Menggerakkan, membiayai, mengarsiteki itu bukan kesalahan. Tetapi kesalahannya adalah menjadi dalang kekerasan dan kerusuhan," ujarnya.
Dalam kesempatan ini SBY juga banyak menyoroti masalah hukum antara lain, revisi RUUK DIY, Revisi UU MA, juga masalah yang sedang dihadapi besannya Aulia Pohan. SBY kembali menegaskan dirinya tidak pernah menghalang-halangi KPK untuk mengusut kasus korupsi kepada besannya sekalipun. (anw/mok)











































