"Presiden akan hadir," kata Mensesneg Hatta Rajasa saat dihubungi detikcom, Minggu (28/9/2008).
Selain SBY, Wapres Jusuf Kalla dan para menteri juga rencananya akan hadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sepi suara anak-anak, namun upacara itu akan dimeriahkan dengan suara takbir yang menggema di malam hari raya.
Sejarahwan Asvi Warman menyarankan peringatan Hari Kesaktian Pancasila kali ini ditiadakan. Ia mengimbau bila ingin menonjolkan Pancasila-nya, peringatan bisa digabung dengan Hari Lahir Pancasila 1 Juni. Sedangkan bila ingin menonjolkan kepahlawanan digabung dengan Hari Pahlawan 10 November. Lebih jauh Asvi juga menyarankan agar Hari Kesaktian Pancasila dihapus karena penetapan hari bersejarah itu tidak memiliki landasan yang kuat. (sho/iy)











































