Mahalnya Uang Receh di Lebak Bulus

Mahalnya Uang Receh di Lebak Bulus

- detikNews
Minggu, 28 Sep 2008 12:40 WIB
Jakarta - Salah satu tradisi saat Lebaran adalah membagi-bagikan uang pecahan kecil bagi sanak keluarga. Dengan adanya tradisi tersebut, muncul para 'pedagang uang' recehan.

Di terminal Lebak Bulus, para penjaja uang recehan ini mematok harga yangΒ  cukup mahal. Harga jual yang mereka tawarkan hampir mencapai 15 persen dari nilai uang yang ditukar.

"Kalau mau tukar uang Rp 5000-an senilai Rp 100.000 harganya jadi Rp 115.000," kata salah seorang pedagang uang recehan yang tak mau disebut namanya di
Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (28/9/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mahalnya harga uang receh tersebut diakui karena para pedagang harus setor kembali ke 'bos' pemilik uang. Meskipun dagangan mereka ludes, tetap saja keuntungan yang diperoleh masih minim.

"Musim Lebaran ini rame mas, tapi kita paling cuma dapet untung Rp 2000 per gepok, sisanya disetor ke bos," lanjutnya.

Wahyu, salah seorang penukar uang, mengeluhkan mahalnya harga uang receh tersebut. Keinginannya untuk membagikan angpao di kampung halaman harus dibayar mahal dengan menukar uang recehan.

"Gila, mahal banget," serunya sambil bersungut. (mad/sho)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads