Di terminal Lebak Bulus, para penjaja uang recehan ini mematok harga yangΒ cukup mahal. Harga jual yang mereka tawarkan hampir mencapai 15 persen dari nilai uang yang ditukar.
"Kalau mau tukar uang Rp 5000-an senilai Rp 100.000 harganya jadi Rp 115.000," kata salah seorang pedagang uang recehan yang tak mau disebut namanya di
Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (28/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Musim Lebaran ini rame mas, tapi kita paling cuma dapet untung Rp 2000 per gepok, sisanya disetor ke bos," lanjutnya.
Wahyu, salah seorang penukar uang, mengeluhkan mahalnya harga uang receh tersebut. Keinginannya untuk membagikan angpao di kampung halaman harus dibayar mahal dengan menukar uang recehan.
"Gila, mahal banget," serunya sambil bersungut. (mad/sho)











































