"Kereta yang lain yang melintas terganggu sebab fasilitas persinyalan rusak," kata Kahumas PT KA Akhmad Sujadi kepada detikcom.
Sujadi mengatakan, padahal puncak arus mudik adalah hari ini dengan 13.500 orang mulai dari keberangkatan pagi hingga malam.
Sampai saat ini, kereta Argo Bromo Anggrek belum bisa dievakusi. "Keretanya miring," katanya. (gus/iy)











































