Berdasarkan pantauan detikcom, Sabtu (27/9/2008), jalur yang sudah dipenuhi kendaraan pemudik yakni jalur selatan melalui Jembatan Bantar Kali Progo. Di sepanjang jalan dari arah Purworejo menuju Kulonprogo dan Bantul,
kendaraan pibadi lebih banyak mendominasi dibandingkan angkutan umum. Sedang sepeda motor belum banyak terlihat di sepanjang jalur tersebut.
Dari jalur selatan (Purworejo), pemudik masuk Yogyakarta lewat dua jalur yakni jalur Wates, Sentolo dan jalur lingkar barat. Satu jalur lagi dari arah Purworejo melewati jalan Daendels atau jalur selatan-selatan, melewati jembatan Brosot-Srandakan, Bantul dan jalan lingkar selatan. Sedang dari arah utara, para pemudik masuk Yogyakarta dari arah Magelang, Tempel, Sleman dan jalur lingkar Utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
pemantauan arus mudik, Sabtu (27/9/2008).
Dia memperkirakan jumlah kendaraan pemudik yang masuk ke wilayah DIY akan semakin meningkat pada hari Minggu 28 September. Sebab hari itu merupakan puncak arus mudik dari Jakarta atau wilayah barat menuju Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Sore hingga malam nanti sepeda motor pemudik sudah mulai banyak yang masuk dan akan bertambah banyak pada puncaknya besok hari Minggu. Kepadatannya masih dalam batas normal," kata dia.
Menurut dia, pemudik yang masuk ke Yogyakarta saat ini adalah pemudik dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Mereka akan beristirahat dan berhenti sebentar di Yogyakarta sebelum melanjutkan kembali perjalanan menuju daerah asal. Dari Yogyakarta, pemudik melanjutkan perjalanan ke arah timur melalui jalur Yogya-Solo ataupun jalur Wonosari, Wonogiri, Pacitan Jawa Timur.
"Semua jalan kondisi bagus, serta marka dan tanda lalu lintas juga telah terpasang semua. Namun harus tetap hati-hati dengan kondisi jalan yang bagus karena bisa membuat pemudik lengah," kata dia.
Dia mengatakan semua jalan di wilayah Yogyakarta dalam kondisi yang baik dan sudah bisa dilalui semua kendaraan. Hanya ada dua jembatan yakni jembatan Krasak Tempel, Sleman dan jembatan Jirak Gunungkidul menuju Pracimantoro Wonogiri dan Pacitan yang masih dalam perbaikan.
"Hanya satu jembatan yang bisa dipakai sehingga kendaraan harus antre dan berjalan pelan. Sedang dari arah barat Kulonprogo, jembatan Bantar dua buah jembatan sudah bisa dipakai semua sehingga arus semakin lancar," kata dia. (bgs/asy)











































