"Kita harus mendapatkan dukungan rakyat Pakistan. Dia (Obama) bilang bahwa dia akan melancarkan serangan militer ke Pakistan," kata McCain dalam debat presiden AS yang berlangsung di Mississippi, seperti dilansir CNN, Sabtu (27/9/2008).
Beberapa waktu lalu, Obama pernah berujar bahwa pasukan AS seharusnya menyerang para militan al Qaeda di Pakistan jika pemerintah Islamabad tidak bersedia melakukannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Obama membantah pernyataan rivalnya itu. "Tak ada yang bicara soal menyerang Pakistan," cetusnya.
"Ini yang saya katakan: Jika AS telah melihat al Qaeda, bin Laden dan letnan-letnan tingginya, dan Pakistan tidak bisa atau tidak bersedia bertindak, maka kita harus membawa mereka keluar," ujar Senator Illinois itu.
"Kita punya pilihan. Kita bisa membiarkan pasukan kita cuma bersikap defensif... jika Pakitan tidak mau bekerja sama, atau kita harus mulai mengambil beberapa keputusan," tegas capres Partai Demokrat itu.
Dikatakan Obama, pemerintah AS selama ini telah merangkul Pervez Musharraf (mantan presiden Pakistan) namun tetap saja pemerintah Pakistan tidak tuntas mengejar militan al Qaeda.
"Itu akan berubah ketika saya menjadi presiden AS," tandasnya.
Ini merupakan debat pertama antara Obama dan McCain menjelang pemilihan presiden AS pada 4 November mendatang. Pekan depan, dua calon wakil presiden dari Partai Demokrat dan Republik akan melakukan debat pertama mereka.
(ita/ita)











































