Obama: AS Tidak Bisa Mentolerir Nuklir Iran

Obama: AS Tidak Bisa Mentolerir Nuklir Iran

- detikNews
Sabtu, 27 Sep 2008 10:35 WIB
Obama: AS Tidak Bisa Mentolerir Nuklir Iran
Mississippi - Kedua capres AS dari Partai Republik dan Demokrat setuju bahwa isu nuklir Iran merupakan masalah serius. Menurut Barack Obama, pemerintah AS "tidak bisa mentolerir nuklir Iran."

Capres Demokrat itu menyerukan sanksi yang lebih berat atas Iran dari sejumlah negara termasuk Rusia dan China.

Hal senada disampaikan McCain dalam debat kepresidenan pertama dengan Obama. Dikatakan McCain, senjata nuklir Iran akan menjadi ancaman bagi Israel. Juga akan mendorong negara-negara lain di Timur Tengah berupaya mendapatkan senjata nuklir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tak bisa membiarkan Holocaust lainnya," kata McCain dalam sesi debat yang berlangsung di Universitas Mississippi di Oxford, Mississippi seperti dilansir AFP, Sabtu (27/9/2008).

Dalam debat tersebut, McCain juga menuding Obama telah bersikap naif dalam menyikapi konflik Rusia dan Georgia. Obama menyerukan kedua belah pihak untuk menahan diri.

Bahkan Obama menyerukan peninjauan ulang pendekatan AS terhadap Rusia. "Kita tidak bisa menjadi superpower abad 21 dan bertindak seperti diktator abad 20," cetus Obama.

Namun McCain menentang pendapat rivalnya itu. Bahkan menurut Senator Arizona itu, dirinya tidak takut jika 'Perang Dingin' dengan Rusia akan terjadi lagi akibat masalah Georgia.
(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads