Kantor Pemerintah dan Dewan di Palembang Dipenuhi Pemburu THR

Kantor Pemerintah dan Dewan di Palembang Dipenuhi Pemburu THR

- detikNews
Jumat, 26 Sep 2008 15:36 WIB
Palembang - KPK boleh saja melarang pejabat menerima bingkisan atau sebagainya yang disebut "THR" (Tunjangan Hari Raya) menghadapi Idul Fitri ini. Tapi boleh percaya atau tidak, kantor pemerintah dan dewan di Palembang sejak tiga hari ini dipenuhi para pencari "THR".

Para pencari "THR" ini mulai dari warga biasa, pengurus organisasi massa, atau mereka yang mengklaim sebagai wartawan. Mereka mendatangi para anggota dewan, maupun pejabat.

Sontak saja, para anggota dewan dan pejabat ini, di kantor seperti kucing-kucingan. Mereka masuk dan keluar dari kantor, seperti orang yang tengah dikejar utang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pusing aku, dari kemarin pagi, banyak nian yang datang. Mereka minta THR. THR kami bae kecil," kata seorang pejabat di kantor pemerintah Palembang, Jalan Merdeka, Palembang, yang tidak mau namanya disebutkan, Jumat (26/09/2008).

Menurut dia, berbagai cara mereka yang minta THR ini. Ada yang mengajukan pakai surat, ada yang pura-pura bersilahturahmi, tapi ujung-ujungnya minta THR.

Sedangkan para anggota dewan di DPRD Palembang, kebanyakan tidak full masuk kantor. Mereka hanya memberi absen, lalu pulang. Hanya pimpinan saja yang berada di kantor, tapi penjagaan super ketat. Di bangku ruang tamu, puluhan orang menunggu ingin ketemu.

"Biasa bae, setiap lebaran pasti seperti ini. Yang ketemu saya, ya, dikasih, seberapa saya mampu. Saya sudah siapkan, kok," kata pimpinan DPRD Palembang yang juga tidak mau disebutkan namanya.

Mungkin, suasana seperti ini juga berlangsung di banyak kota di Indonesia. Selamat berburu THR. (tw/djo)


Berita Terkait