Bambang Hendarso Diminta Belajar dari Bentrok FPI-AKKBB

Bambang Hendarso Diminta Belajar dari Bentrok FPI-AKKBB

- detikNews
Jumat, 26 Sep 2008 07:14 WIB
Bambang Hendarso Diminta Belajar dari Bentrok FPI-AKKBB
Jakarta - Kapolri terpilih Komjen Pol Bambang Hendarso Danuri diminta belajar dari kasus bentrok FPI-AKKBB dalam meningkatkan program kemitraan dan masyarakat di era kepemimpinannya nanti. Pertikaian kedua kelompok tersebut dianggap sebagai akibat tidak berjalannya pola kemitraan dan masyarakat oleh Polri.

"Ini tidak murni pidana, tapi juga masalah sosial. Ini menandakan fungsi bina mitra kepolisian belum berjalan dengan baik," ujar Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar saat dihubungi detikcom, Jumat (26/9/2008).

Widodo menilai, perlu adanya kedekatan polisi dengan masyarakat sebagai usaha pencegahan agar bentrokan serupa tidak terulang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Polisi mengunjungi warga masyarakat di tingkat RW seminggu sekali saja itu sudah bagus. Lha, selama ini kan tidak ada," tutur mantan polisi ini.

Tanpa adanya peningkatan dalam kemitraan dan masyarakat oleh Polri, Widodo meyakini, kejadian serupa akan berulang lagi.

"Kalau tidak ada peningkatan dalam pendekatan terhadap masyarakat, ya akan begitu terus," pungkasnya.

Dalam uji kelayakan dan kepatutan Calon Kapolri, Senin 22 September, Bambang Hendarso Danuri memasukan konsep polisi masyarakat (polmas) sebagai salah satu prioritas programnya ke depan. Menurutnya, wajah humanis Polri akan terlihat lewat konsep tersebut, disamping ketegasan lewat penindakan kejahatan tanpa kompromi.

(lrn/ken)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads