Kontainer Jatuh, Satu Keluarga Nyaris Tewas

Kontainer Jatuh, Satu Keluarga Nyaris Tewas

- detikNews
Jumat, 26 Sep 2008 01:38 WIB
Kontainer Jatuh, Satu Keluarga Nyaris Tewas
Jakarta - Brak! Suara itu begitu mengagetkan pemakai Jalan Yos Sudarso, Palembang. Beberapa saat kemudian diketahui, satu kontainer terjatuh dan menimpa satu mobil Mitsubishi Kuda.

Untung saja, satu keluarga yang menumpang mobil itu luput dari maut. Namun keempatnya syok akibat peristiwa itu.

Peristiwa itu terjadi di tikungan 3 Ilir atau simpang Coca-cola Palembang tepatnya di tanjakan dekat pemakaman umum, Kamis 25 September pukul 20.20 WIB. Kontainer berisi peralatan karet itu menghantam mobil Bambang yang bernopol BG 1541 MN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puluhan orang yang baru saja salat tarawih berhamburan ke jalan raya. Mereka membantu keluarga Bambang keluar dari mobil.

"Saya biasanya kalau pulang selalu lewat jalan bypass, tidak tahu kenapa tadi memilih jalan sini karena ada yang mau dibeli. Kita tadi dari arah Pusri mau pulang ke Lebong Siareng," kata Bambang yang merupakan warga Jalan Haji Sanusi RT 32 RW 5 Kelurahan Sukabangun Kecamatan Sukarami Palembang.

Menurutnya, mobilnya sempat berpapasan dengan trailer pertama yang melintas dari arah berlawanan. Bahkan mobil Kuda yang dikendarainya hampir menabrak plang jalan.

Namun tiba-tiba dengan kecepatan tinggi datang trailer kedua yang juga dari arah berlawanan. "Saya sudah menduga ketika trailer yang kedua hendak berpapasan,
wah sudah pasti mobil saya kena, karena jalan tersebut menikung. Namun tadi kita sudah bertemu dengan pemilik trailer dan kontainernya serta sudah dipinjami mobil untuk membawa keluarga saya pulang. Kalau kerugian akibat kejadian ini sekitar Rp 70 jutaan," kata Bambang yang mengatakan bahwa mobilnya merupakan buatan tahun 2000.

Sementara itu pemilik kontainer, Basri, mengatakan pihaknya bertanggung jawab atas semua kejadian tersebut. "Tentu kita bertanggung jawab dan hal ini sudah sering terjadi. Kontainer itu tadi dari pelabuhan (Boom Baru) dan hendak dibawa ke gudang," kata Basri.

Sampai pukul 24.00 WIB, box itu belum dapat diangkat. Beberapa karyawan Jagatra, pemilik kontainer tengah mengeluarkan barang-barang dari kontainer itu.

Menurut cerita warga sekitar, kecelakaan di tingkungan itu memang sering terjadi. Selain tingkungan yang tajam dan menanjak, lokasi tikungan itu kerap terjadi kecelakaan karean bekas makam keramat. (tw/ken)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads