Selain serial 'The Simpsons', dua kartun asal Amerika lainnya, 'South Park' dan 'Family Guy' juga akan dihentikan penayangannya. Alasannya, 'The Simpsons' dan 'Family Guy' telah melanggar hak-hak anak. Sedangkan sebuah episode 'South Park' dituding telah memancing kebencian beragama.
Pengawas siaran Rusia bahkan saat ini tengah mempertimbangkan untuk mencabut lisensi jaringan kartun yang menyiarkan serial kartun AS tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gagasan untuk membentuk saluran baru pemerintah tersebut menuai kritikan dari para aktivis. Pemerintah Rusia dituding kembali ke era indoktrinisasi Uni Soviet.
"Keinginan untuk membentuk saluran patriotisme anak muda merupakan salah satu upaya oleh otoritas untuk mendoktrin dan mencuci otak kaum muda," cetus Lev Ponomarev, aktivis HAM dan anggota partai oposisi pimpinan Garry Kasparov seperti dilansir harian Daily Telegraph, Kamis (25/9/2008).
Sebagai ganti serial kartun 'The Simpsons', 'South Park' dan 'Family Guy', anak-anak Rusia akan disuguhi program yang mengajarkan mereka tentang patriotisme, menghormati nilai-nilai keluarga dan pentingnya olahraga.
Langkah ini dilakukan di saat anggota parlemen Rusia juga tengah mempertimbangkan mata pelajaran wajib tentang pengenalan patriotisme di seluruh sekolah negeri itu.
Beberapa bulan lalu, pemerintah Venezuela telah melarang penayangan serial kartun 'The Simpsons'. Alasannya, tayangan itu mungkin memberi pengaruh buruk kepada anak-anak.
(ita/nrl)











































