""Mulai hari ini kami hentikan untuk memperlancar arus mudik. Selain juga karena telah rampung pengerjannya. Jika masih ada pengerjaan, itu tinggal finishing di bahu jalan sehingga tidak mempengaruhi lalu lintas secara signifikan," kata Dirjen Bina Marga, Hermanto Dardak, di kantor DPU, Jalan Patimura, Jakarta, Kamis (25/9/2008).
Panjang keseluruhan ruas jalan yang pekerjaan perbaikannya dihentikan itu mencapai 12.250 km. Di Sumatera ada 2.298 km di jalur Timur dan 852 km jalur alternatif. Sedangkan di wilayah Jawa, terdapat 5.670 km jalu utama, dan 2.714 km jalur alternatif dan 600 km jalan tol.
Khusus jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa, telah sebanyak 14 buah jembatan telah diperbaki. Ruas jalan Tegal-Pekalongan sepanjang 24 km juga sudah dilebarkan menjadi 4 lajur. Dengan demikian jalur Jakarta-Demak sepanjang 547 km seluruhnya sudah menjadi 4 lajur.
"Lintas Nagrek telah rampung dengan lajur satu arah dari arah Bandung ke Tasikmalaya. Arah sebaliknya kami pecah dengan membuat jalan lingkar baru yang telah bisa dilalui," tambah Dardak tentang kondisi jalur Selatan.
Meski jalan telah diperlebar, bukan berarti jalur Pantura dan Selatan terbebas dari kemacetan baik saat arus mudik maupun balik. Penyebabnya apa lagi kalau pasar tumpah yang di Jawa Barat saja terdapat 24 titik.
(asp/lh)











































