Sekitar 200 penumpang tampak cemas karena tidak kebagian bus. Membludaknya jumlah pemudik diperkirakan karena banyak yang membawa keluarga.
"Kita tolerir tetap ditampung untuk mudik," ujar Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat di Parkir Barat Arena PRJ, Jakarta Pusat, Kamis (25/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sudah biasa para penumpang nekad. Kita sediakan 10 bus cadangan," jelasnya.
Irwan mengatakan mudik gratis ini seharusnya dikhususkan bagi tukang jamu. Pada kenyataannya peserta mudik tidak seluruhnya tukang jamu.
"Tapi bagaimana, terkadang tiket yang kita kasih malah dijual ketetangganya, kita tidak bisa lagi periksa satu persatu," jelasnya.
Lebih lanjut, irwan, menjelaskan biasanya para pemudik yang tidak punya tiket nekat, tetap memaksakan diri untuk ikut.
"Mereka yang datang banyak, sebagai yang beruntung kita mengalah saja," tandasnya.
Acara mudik khusus tukang jamu ini diikuti oleh 18.000 orang. Mereka dilepas oleh Wapres Jusuf Kalla. (did/rdf)











































