"Saya tidak tahu apa-apa soal kasus itu. Memang pada 16 September yang lalu Pak Billy sempat ketemu saya, tapi saya tidak kenal sebelumnya dengan dia," kata Yusril di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (25/9/2008).
Menurut Yusril, awalnya Billy menghubunginya dan menyatakan ingin bertemu dengan dirinya. "Dia ngaku dari Lippo dan ingin jadi retainer client (klien tetap) saya," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertemuannya sekitar 20 menit dan dilakukan di kantor saya," kata Yusril.
Setelah pertemuan itu selesai, Billy kembali menghubungi Yusril. Ia meminta mengadakan pertemuan lagi dengan Yusril. Pertemuan itu dilakukan pada pukul 14.00 WIB di kantor firma Yusril.
"Dia tanya apa saya kenal orang-orang di Malaysia. Kemudian saya katakan kalau saya kenal banyak, karena saya pernah sekolah di sana," kata Yusril.
Yusril sempat bertanya kepada Billy mengenai masalah apa yang dihadapinya. Namun Billy enggan mengungkapkannya. "Nanti saja saya jelaskan," kata Yusril menirukan Billy.
Yusril juga menyatakan tidak tahu apakah pertanyaan Billy mengenai teman-teman di Malaysia ada kaitannya dengan masalah Astro. "Saya tidak tahu, dia tidakย bilang ada kasus apa," katanya.
Yusril juga mengaku Billy tidak pernah memberikan janji-janji kepadanya. (nal/nrl)











































