KPK: IPK Sekadar Alat Ukur, Bukan Tujuan

Korupsi Menurun

KPK: IPK Sekadar Alat Ukur, Bukan Tujuan

- detikNews
Kamis, 25 Sep 2008 08:31 WIB
KPK: IPK Sekadar Alat Ukur, Bukan Tujuan
Jakarta - Transparency International Indonesia (TII) menyatakan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia membaik, dari 2,3 di tahun 2007 menjadi 2,6 di tahun ini. Bagi Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), IPK bukanlah merupakan tujuan, melainkan sekadar alat ukur.

"KPK tidak menjadikan IPK itu sebagai tujuan. IPK bagus itu bukan tujuan, tapi sekadar alat ukur," kata Juru Bicara KPK Johan Budi saat dihubungi detikcom, Kamis (25/9/2008).

Menurut Johan, tujuan utama KPK adalah menekan terjadinya korupsi guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik sehingga tidak ada perilaku koruptif. Soal penilaian yang disampaikan TII lewat IPK-nya, itu soal lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, Johan mengaku KPK menanggapi positif pernyataan yang dibuat TII itu. Kenaikan IPK akan menjadi pemicu bagi KPK untuk bekerja lebih keras.

"Kita merespons dengan positif kenaikan IPK itu. Itu ikut memacu kita untuk bekerja lebih keras," lanjut Johan.

Johan juga mengajak semua pihak untuk menjadikan naiknya IPK Indonesia itu sebagai pemicu kerja yang lebih keras. Hal ini terutama untuk kalangan birokrasi.

"Semua pihak juga harus menjadikan ini sebagai pemacu. Tapi ini kan kaitannya dengan birokrasi, jadi yang harus lebih memacu diri adalah birokrasi," ujarnya. (sho/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads