Seperti dilansir Reuters, Rabu (25/9/2008), Togo yang membuat kebijakan menolak impor susu China pada hari ini menjadi negara terakhir yang ikut bergabung dalam daftar tersebut. Sebelumnya, Burundi, Gabon, dan Ghana menerapkan kebijakan yang sama.
Selain untuk menghindar dari kontaminasi melamine yang mematikan, kebijakan ini juga dilakukan pemerintah negara-negara Afrika karena khawatir akan ketergantungan masyarakatnya terhadap produk-produk dari China. Produk-produk asal China, termasuk makanan, sudah amat lekat dalam kehidupan masyarakat Afrika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hubungan dagang ini juga menjadi pintu masuk barang-barang China, termasuk makanan ke Afrika dengan harga yang lebih murah. Masyarakat Afrika pun menjadi tergantung dengan barang-barang berharga kompetitif tersebut. Ekpor China ke Afrika di pertengahan 2008 naik sebanyak 40 persen atau senilai US$ 23 miliar.
Sebenarnya World Health Organization (WHO) beranggapan pelarangan impor itu tidak perlu dilakukan. Hal ini dikarenakan tidak ditemukan korban tewas atau sakit akibat susu tersebut di luar China. Namun WHO menghimbau agar negara-negara lain lebih sadar akan kemungkinan distribusi formal maupun informal susu bermelamine itu
(vna/sho)










































