"Tidak ada menurut saya barisan sakit hati," kata Tjahyo kepada detikcom, Rabu (24/5/2008) malam.
Sebelumnya menurut sumber detikcom di PDIP, elit DPP yang menitipkan anaknya di nomor urut jadi antara lain Adang Ruchiyatna, Jacob Nuwa Wea, Theo Syafi'i, Sutjipto, Agnita Singadikane, Mangara Siahaan, dan Alexander Litaay.
Selain itu, para pengurus DPP memasukkan istri atau keponakan mereka untuk duduk di daftar nomor urut atas caleg dari PDIP.
Meski dipasang pada nomor jadi, tidak otomatis akan menjadikan mereka sebagai anggota DPR periode 2009-2014. Sebab masih ada ketentuan lain yang mengatur itu semua.
"Proses caleg walau ada nomor urut juga ada ketentuan UU 30 persen bilangan pembagi pemilih (BPP) di samping nomor urut," jelas Tjahyo.
Menurut pria yang menjabat sebagai Ketua FPDIP DPR RI ini, mekanisme penyaringan caleg sudah ditetapkan oleh partai. Jika masih terdapat kendala di daerah, ditegaskannya kalau DPP akan terus memantaunya.
"Soal ada yang belum sempurna penerapan di daerah itu kasuistis yang oleh DPP partai dipantau," pungkasnya.
(mok/sho)











































