"Seandainya mau dibangun, biayanya besar kita belum tahu bagaimana menyediakan dana sebesar itu," kata Prijanto usai rapat di istana wakil presiden, JL Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2008).
Prijanto mengatakan, proyek BKT tersebut memerlukan biaya besar untuk melakukan beberapa perbaikan drainase dan pembebasan lahan. Untuk menekannya, lanjut Prijanto, Wapres Jusuf Kalla meminta seluruh proyek pengendalian banjir dikaji ulang.
"Tadi petunjuk Pak Wapres, minta dikaji (proyek BKT). Bisa tidak air genangan disedot dengan pompa-pompa yang besar. Tidak usah membuat waduk, karena kan yang mahal bikin waduk itu," jelasnya.
Sementara itu, pembebasan lahan untuk proyek ini diharapkan selesai pada April 2009. Saat ini dari 23 km panjang BKT yang direncanakan, sudah tergali 13 km. (mad/anw)











































