Hendaknya hal ini memacu semangat aparat penegak hukum terus meningkatkan kinerja menuju papan atas. Khususnya bagi aparat peradilan yang menurut hasil sebuah survei internasional mendudukkan peradilan Indonesia di peringkat paling bawah.
"Saya mengajak teman-teman di yudikatif agar semakin memperbaiki kinerja. Agar perbaikan kita di pemberantasan korupsi paralel dengan dunia peradilan. Tidak usah saling salah menyalahkan atau melihat masa lampau, mari kita memperbaiki diri," kata SBY di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya juga sudah memberi contoh untuk tidak menghalangi siapa pun menjalani pemeriksaan atau proses hukum. Saya persilahkan kalau pun itu menyangkut, katakanlah kedekatan dalam keluarga, pemerintahan atau perkawanan dan sebagianya. Saya ingin ditegaklan betul keadilan ini," sambung SBY.
Kepala Negara juga mengimbau masyarakat paham bahwa pemberantasan korupsi butuh waktu. Sepanjang perjalanan itu banyak rintangan, tantangan bahkan ekses yang harus dilewati.
"Jangan ini membuat kita berhenti. The show must go on," tandas SBY.
(lh/nrl)











































