"NU telah mempersiapkan diri melakukan rukyah di 55 titik dari Sabang sampai Merauke di tempat-tempat strategis seperti pantai bahkan di tengah laut dengan alat yang sederhana sampai yang paling tinggi," ujar Ketua Lajnah Falaqiyah PBNU KH A Ghazalie Masroeri.
Ghazalie mengatakan hal itu dalam jumpa pers di Gedung PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian PBNU akan memutuskan 1 Syawal 1429 Hijriah pada 29 September 2008. PBNU akan mengumumkan 1 Syawal setelah pengumuman sidang isbat pemerintah.
"Kebersamaan umat cukup penting dengan tidak segera mengumumkan kepastian Idul Fitri meskipun hitungan hisab dan hasil rukyah sudah ada. Agar kita tidak semuanya menjadi panik," kata Ghazalie.
NU berharap penentuan Idul Fitri harus mempertimbangkan 4 aspek yaitu aspek syar'i, astronomi, geografis dan politis
"Harapan itu cukup beralasan mengingat adanya keseragaman dalam mengawali puasa Ramadan 1429 H. Keseragaman ini menjadi motivasi menuju satu Idul Fitri," pungkasnya. (mok/iy)











































