Istana Enggan Tanggapi Tudingan Rizal Ramli dan Ferry Yuliantono

Istana Enggan Tanggapi Tudingan Rizal Ramli dan Ferry Yuliantono

- detikNews
Rabu, 24 Sep 2008 13:18 WIB
Istana Enggan Tanggapi Tudingan Rizal Ramli dan Ferry Yuliantono
Jakarta - Menyusul Rizal Ramli, giliran Ferry Yulianto menyatakan penangkapan terhadap dirinya adalah tindakan politis titipan penguasa. Keduanya menuding Presiden SBY panik atas sikap kritis mereka tentang kebijakan kenaikan harga BBM.

Pihak Istana Kepresidenan tidak mau menanggapinya. Meski tudingan itu tidak berdasar bukti kuat, tapi tidak ada niat untuk mengajukan Rizal Ramli dan Ferry Yuliantono dalam kasus tindak pencemaran nama baik.

"Ah...itu biasalah, rakyat nanti bisa menilai sendiri. Yang salah kelihatan, yang benar akan kelihatan," sahut Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/9/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Merujuk pada artikel di majalah TIME, dilaporkan bahwa demokratisasi di Indonesia semakin baik. Kebebasan pers, berkumpul dan berpendapat mendapat jaminan pelindungan dalam konstitusi.

"Semua orang bebas berpendapat, unjuk rasa di depan Istana tiga kali sehari boleh. Tapi jangan anarkis dan melakukan kekerasan. Intopeksi dirilah," sambung dia.

(lh/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads