Jakarta -
Tragedi zakat Pasuruan yang menewaskan 21 orang masih berbekas di benak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Presiden dan Ibu Negara Ani Yudhoyono merasa sangat miris melihat tayangan berita kejadian mengenaskan tersebut di televisi.
Perasaan miris itu disampaikan SBY saat menerima rombongan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/9/2008).
"Saya dan istri sampai nggak bisa makan," cerita Presiden SBY kepada Ketua BAZNAS KH. Didin Hafidhudin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden yakin H. Syaikon punya niat baik dengan membagikan zakat kepada kaum miskin. Tetapi yang dia sayangkan adalah pelaksaan niat baik tersebut yang kurang dikoordinasikan dengan pihak terkait sehingga tidak tertib dan jatuh korban jiwa.
"Yang salah sistemnya, harusnya lebih dikoordinasikan. Itu hendaknya jadi yang terakhir", ujar SBY.
(lh/iy)