Dephub Siapkan Jurus Tekan Kematian dan Kecelakaan Mudik

Dephub Siapkan Jurus Tekan Kematian dan Kecelakaan Mudik

- detikNews
Rabu, 24 Sep 2008 10:15 WIB
Dephub Siapkan Jurus Tekan Kematian dan Kecelakaan Mudik
Jakarta - Departemen Perhubungan (Dephub) menargetkan penurunan rasio angka kematian dan kecelakaan pada musim mudik tahun ini. Beberapa jurus dipersiapkan untuk mengurangi rasio tersebut.

"Kan tahun lalu itu, rata-rata dari 15 kejadian 1 meninggal. Tahun ini, kalau bisa dari 30 kejadian 1 meninggal," ujar Menhub Jusman Syafii Djamal di sela-sela pembukaan posko angkutan lebaran terpadu 2008 di Ruang Nenggala, Dephub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2008).

Dari jumlah kecelakaan itu, imbuh dia, terbanyak disumbang pemudik bersepeda motor. "Utamanya, biasanya ini pemudik sepeda motor yang tidak ikut kelompok sehingga susah diatur," kata Jusman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jurus untuk mengurangi angka kecelakaan dan rasio kematian adalah penambahan CCTV di jalur mudik dari 50 titik menjadi 70 titik pada tahun ini. Jusman juga mengatakan jumlah posko servis kendaraan dan mobil servis keliling

yang diadakan agen tunggal pemegang merek (ATPM) juga bertambah. "Antara lain untuk bengkel 383 pos, 671 service car, 16 perusahaan ATPM dan 2.922 mekanik," ungkapnya.

Selain itu teknologi seperti global positioning system (GPS) juga dipakai oleh beberapa perusahaan otobus dan angkutan laut. Tujuannya untuk memantau keberadaan armada.

"Kalau otobus itu ada PO Nusantara dan PO Primajasa. Untuk ASDP sudah pakai, untuk kapal Pelni juga sudah pakai tahun ini," terangnya.

Posko pemantauan mudik tersebut mulai beroperasi hari ini hingga H+7. Dalam posko yang dikoordinatori Dirjen Hubdat Iskandar Abubakar itu, petugas memantau seluruh peristiwa yang terjadi selama musim mudik 2008. (gah/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads