BPOM Telat Serukan Penarikan Produk Susu China

Pengamat Ritel:

BPOM Telat Serukan Penarikan Produk Susu China

- detikNews
Rabu, 24 Sep 2008 10:06 WIB
BPOM Telat Serukan Penarikan Produk Susu China
Jakarta - BPOM dinilai terlambat mengeluarkan perintah penarikan produk makanan mengandung susu China. Para peritel telah menariknya sebelum perintah itu dikeluarkan.

"Seharusnya saat ada berita itu telah menyebar, BPOM segera menariknya dan tidak mengambil risiko. Itu kan berita sudah ramai di internet," kata pengamat Ritel Indonesia Handaka Santosa kepada detikcom, Rabu (24/9/2008).

Perintah menarik susu China dikeluarkan BPOM pada 18 September. Sedangkan penarikan produk yang mengandung susu China baru keluar 23 September. Padahal pemberitaan skandal susu China sudah ramai sejak dua pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun demikian, kata Handaka, peritel telah kooperatif menarik produk tersebut sebelum ada peringatan dari BPOM. "BPOM terlambat. Peritel justru telah menariknya. Barang itu kan bisa dikembalikan ke suplier lagi," kata dia.

Menurut dia, jika peritel tidak menarik produk itu bakal terancam ditinggal lari pelanggan.

"Kalau tetap menjual kan merugikan konsumen. Konsumen akan protes kok nggak perhatikan saya. Pelanggan bisa lari ke toko lain," kata mantan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia ini.

Dikatakan Handaka, penarikan produk makanan yang mengandung susu China tidak memerlukan waktu lama.

"Mudah sekali mengeceknya dan cepat sebab ada komposisi, dan kategoritnya," kata Handaka.

Kadaluwarsa


Dalam kesempatan itu, Handaka juga menyentil sidak-sidak makanan kadaluwarsa yang dilakukan Disperindag.

"Makanan kadaluwarsa itu sebenarnya tanggung jawab Disperindag. Sebab, fungsinya kan mengawasi. Kalau justru menangkap, pelaku seperti kriminal. Itu bukan prestasi. Disperindag harusnya tiap bulan melakukan pengecekan," beber Handaka. (aan/nrl)


Berita Terkait