"Kerajaan Amerika di dunia sedang mendekati akhir perjalanannya, dan penguasa berikutnya harus membatasi intervensi mereka pada perbatasan mereka sendiri," kata Ahmadinejad.
Ahmadinejad juga menekankan bahwa program nuklir negaranya murni untuk tujuan damai. Bukan untuk memproduksi senjata nuklir seperti yang ditakutkan AS dan negara-negara lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pidatonya di markas besar PBB itu, Ahmadinejad juga mengecam perang AS di Irak. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (24/9/2008).
"Jutaan orang telah terbunuh atau cacat, dan para penginvasi itu tanpa rasa malu, masih berupaya memperkuat posisi mereka di wilayah itu dan mendominasi sumber daya minyak," kata Ahmadinejad.
Presiden Iran itu juga menuding keberadaan pasukan AS dan NATO di Afghanistan telah menyebabkan lonjakan tajam terorisme dan peningkatan produksi narkoba. Ahmadinejad memperkirakan aliansi AS tak akan pernah berhasil.
"Sepanjang sejarah, semua kekuatan yang memasuki Afghanistan telah pergi dengan kekalahan," tegas Ahmadinejad.
(ita/nrl)











































