"Kalau ditemukan semacam itu, bagaimana sistem recallnya. Kalau diserahkan pada perusahaan, apakah bisa menjangkau peritel-peritel kecil. Atau kalau diserahkan pada importir, bagaimana mekanismenya?" ujar Ketua YLKI Huzna Gustiana Zahir.
Huzna menyampaikan hal itu ketika dihubungi detikcom, Selasa (23/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena, Huzna menilai tidak semua produk mengandung melamine atau bahan
berbahaya.
"Ada yang positif ada yang tidak. Mana yang dari importer, mana yang dari
industri rumah tangga semua harus jelas," kata dia.
"Bagaimana itu terinformasi ke publik. Kalau kemudian meragukan ya,sebaiknya
jangan dibeli," tandas Huzna.
(nwk/rdf)










































