"PBR merupakan partai yang lahir dari reformasi dan memiliki keinginan untuk melayani rakyat," ujar Rizal Ramli usai acara konvensi PBR di Hotel kartika Chandra, Jl Gatot Subroto, Jalarta
Dengan mengikuti aturan konvensi capres PBR, Rizal Ramli juga tak keberatan membayar Rp 100 juta dan membiayai proses konvensi di daerah. Ia malah memuji konvensi yang dinilainya membuka kesempatan kepada semua pihak untuk bisa menjadi Capres lewat PBR.
"Tata cara dan mekanisme konvensi dalam partai ini benar-benar terbuka karena tidak mengikutsertakan anggota dari PBR," ungkapnya.
Rizal Ramli mengaku semula ragu untuk ikut konvensi capres PBR. Namun setelah berdiskusi dengan rekan-rekannya ia pun mantap mengikuti konvensi ini.
"Buat saya ini bukan pilihan yang mudah karena pertama bukan tidak mungkin dijadikan tersangka, saya juga memikirkan kalau kalah bagaimana, malunya itu loh," ungkapnya. (rdf/rdf)











































