Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishub Kominfo) Jateng, Kris Nugroho mengatakan, pemasangan dilakukan karena banyak rambu yang hilang atau rusak (tidak terbaca).
Pemasang terbanyak dilakukan di jalur Pekalongan-Semarang dengan 170 rambu. Sedangkan sisanya berada di pantura timur, jalur tengah dan selatan.
Selain pemasangan baru, rambu yang kotor juga dibersihkan. "Kalau ada yang tertutup dahan pohon, kami kami rapikan agar mudah terlihat," katanya di kantor gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Selasa (23/9/2008).
Untuk jalur alternatif, Kris mengaku kesulitan memasang rambu. Pasalnya, fokus utamanya masih pada jalur utama.
Sementara ini, Dishub Kominfo masih mengidentifikasi jalur alternatif yang membutuhkan rambu. Sembari menunggu proses identifikasi selesai, jalur tersebut dipasangi rambu sementara.
Untuk mengatasi minimnya rambu di jalur alternatif, Dishub Kominfo mengklaim telah menempatkan petugas di berbagai titik. Dengan demikian, pemudik akan tetap terbantu. (try/djo)











































